Hijab, Tak Membatasi Berprestasi dan karya

Sosok Hijaber Berprestasi

Cantik, cerdas, dan berhijab, begitulah sosok  Nurul Syamsul.Hijaber Miss Universi New Zeland 2018.  Jika selama ini Miss Universi selalu identic dengan cantik, cerdas, dan seksi. Kini gadis berdarah Indonesia-Malaysia tersebut mencetak sejarah sebagai konstestan berhijab yang berhasil lolos menjadi 20 besar dalam kontes Miss Universe  New Zeland 2018.

Sebelumnya juga ada Halima Aden, lolos sebagai kontestan Miss Universe Minnesota USA 2016.Kemudia pada tahun 2017, Hamida aden juga mengikuti ajang Miss maine USA 2017. Ini membuktikan jika berhijab tidak menghalango seseorang untuk terus berkarya dan berprestasi.

Perempuan berusia 20 tahun  ini berharap kesempatannya untuk menjadi Miss Universe dunia akan membantu menghilangkan hanbatan dan stereotipe. SEhingga bisa mendefinisikan ulang tentang arti kecantikan secara bersama-sama. Dalam uanggahannya ia pun menegaskan takkan meninggalkan aturan agama meski berpartisipasi dalam kontes kecantikan dunia.

Hijab tak Menghalangi Kreativitas

Kedua wanita cantik di atas telah  membuktikan, baahwa Hijab bukanlah penghalang untuk  beraktiviras dan berprestasi, serta eksis di berbagai bidang. Meskipun landasan landasan utama memiliki kepribadian Islam. Meskipun tidak dapat diakui tawaran berbagai mode busana tanpa berhijab jauh lebih beragama.   Menggunakan hijab tidak akan menguarngi aura kecantikan yang dimiliki seorang kamu hawa, justru akan membuat semakin elegant. Jangan pernah beranggapan jika rezeki, jabatan, dan eksistensi yang didapat, akan hilang karena mengenakan hijab.

Pengalaman pribadi yang saya rasakan sendiri, ketika harus mempertahankan hijab di negara orang tidaklah mudah. Tatapan aneh dari sepanjan pejalanan atau di tempat umum saat saya bepergian kerap saya rasakan. Apalagi saat musim panas seperti saat ini, mengenakan hijab kerap dipandang bangsa Alien yang tahan terhadap panas. Namun, semua justru saya jadikan tantangan  untuk terus memperkuat keyakinan dan amanah yang harus saya jaga. Meskipun saya menemukan hidayah justru di negara yang dimana umat Islam menjadi minoritas. Sungguh tidak pernah disangka, karena semua atas petunjuk-Nya. 

Hijab adalah sesuatu yang indah. Jadi, kenakanlah dengan indah: dengan cinta, kenakan dengan kebanggaan, dan yang lebih uatam: Kenakan dengan benar. 

Sumber foto: Instagram nurulsyamsul

Taiwan, 05 Agustus 2018

Salam hangat

@ettydiallova

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Thanks For Sharing! Please Share it