Eksistensi Sastra Indonesia di Perantauan

Anugerah Sastra “Guratan Pena 2018”  siap digelar oleh Voice of Indonesia Stasion Luar Negeri RRI. Tahun ini adalah kali ke delapan penganugerahan  sastra Indonesia dilaksanakan. Penjurian telah dilakukan, semoga anggota dari KSI-Taiwan ada yang mewakili sebagai pemenang. Dewan Juri Anugerah Sastra “Guratan Pena 2018” terdiri dari Bp. Irwan Kelana, seorang cerpenis  dan Redaktur Senior Republika, Bp. Syarifuddin Yunus, dosen Pendidikan Bahasa dan  Sastra Indonesia Unindra, dan Ibu Erlis Nur, dari Pusat Pengembangan  Bahasa Indonesia.

SEbagai salah satu pemenang Anugerah Sastra di tahun 2017, saya  pernah bertemu dan mengenal beliau. Orang-orang hebat dan selalu  memberikan semangat,  pemantik untuk terus berkarya. Beliau semuanya  pecinta sastra yang telah malang melintang di dunia literasi. Karya-karya yang dilombakan di Anugerah Sastra 2018, berasal dari putra-putri bangsa yang berada di negeri orang, baik sebagai pelajar, mahasiswa, pegiat sastra, dan juga Diaspora dari berbagai negara.  Dari Malaysia, Hong Hong, Taiwan, Polandia, dan Mesir.  Di tengah pergolakan politik di negeri sendiri, Ruang sastra  menjadi tempat mengekspresikan karya dan menyuarakan kerinduan pada bumi pertiwi.

Ajang Anugerah  Sastra VOI juga sebagai ruang untuk mengungkapkan Isi hati, dan kerinduan melalui goresan pena di atas kertas. Para pemenang  memiliki peluang mengunjungi tanah air untuk menghadiri Ceremony penyerahan Penghargaan di  Kantor RRI Pusat, Jakarta. Selain itu juga akan diberi kesempatan menggali lebih dalam tentang dunia sastra dan literasi dari para pakar di bumi peertiwi . Melalui Anugerah sastra Indonesia, meski berada di negeri orang, anak-anak bangsa dapat menyampaikan ide, gagasan, dan karya melalui Sastra Indonesia.

 Melalui Anugerah Sastra VOI 2018, diharapkan  putra dan putri bangsa yang berada di negeri orang, dapat menjadi duta sastra sekaligus mengenalkan Bahasa Indonesia ke seluruh dunia. Perhelatan Anugerah akan dilaksankan pada Bulan November mendatang. Kepada rekan-rekan KSI Taiwan, yang telah berkirim karya, siap-siap saja mengikuti pengumumannya. Bagi para pemenang tahun lalu, sudah tidak diperbolehkan lagi mengikuti perlombaan ini.

Taiwan, 9 Oktober 2018

Salam Hangat

@ettydiallova

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Thanks For Sharing! Please Share it