Moment yang Tak Terlupakan Saat di Rantau

Berapa lama kamu hidup di perantau? Dan apa saja yang kamu dapatkan selama jauh dari keluarga?

Pertanyaan tersebut meluncur dari seorang sahabat, yang akan mengadopsi karyaku menjadi sebuah film documenter. Dengan menarik nafas dalam saya pun menjawab “banyak hal”. Merantau adalah salah satu fase krusial bagi generasi muda, seperti saya dan rekan-rekan semua. Baik merantau mneruskan pendidikan, ataupun bekerja. Saat pertama hidup di perantauan, kita akan sering menangis, karena jauh dari keluarga dan kangen suasana kebersamaan bersama mereka.

Setelah beradaptasi dengan bumi rantau, kita mulai merasakan hal-hal baru yang menarik dan pantas untuk dipelajari. Seperti bahasa, adat-istiadat, dan kebudayaan mereka sehari-hari. Tentunya hal tersebut semakin menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Di perantauan, kita akan menemukan lingkungan baru serta kehidupan yang perlu dinikmati. Apalagi jika kurun waktu di perantauan terbilang lama, mulai dari tidak betah, membiasakan diri, hingga akhirnya menemukan kenyamanan, sehingga enggan pulang.

Di perantauan kita juga bertemu banyak sahabat dari perbagai karakter dan pembawaan. Sahabat yang sama-sama berjuang, sehingga saling mengisi,  berbagi, dan  berbenah diri. Sahabat adalah keluarga di perantauan. Kebersamaan yang dirajut akan berkesan mendalam, dan tak terlupakan saat kelak kembali ke kampung halaman. Dari sahabat kita banyak belajar, karena setiap orang akan memiliki kapasitas yang berbeda.

Pengalaman berharga akan kita dapatkan di negeri orang. Seperti yang saya alami. Di Taiwan saya meremukan jati diri, dimana saya bisa berhijrah baik penampilan dan juga karya. Di perantaun saya dapat meniti jalan yang belum saya temukan di kampung halaman. Lingkugan akanmemengaruhi gaya hidup dan juga cara berpikir seseorang. Untuk itu perantauan merupakan penggembelangan seseorang tumbuh dewasa, mandiri,  dan belajar banyak dari lingkunga.

Meski hati belum mau pergi, tapi kenyaan lebih kuasa menggerakan kaki

Taiwan, 13 Desember 2018

Salam Hangat

@ettydiallova

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Thanks For Sharing! Please Share it