Pemerintah Taiwan Berikan Kemudahan WNA Ilegal untuk Menyerahkan Diri

Badan Imigrasi Nasional (NIA) menyelenggarakan konfrensi Pers terkait perluasan proses penyerahan diri bagi Warga Negara Asing (WNA) ilegal.Konfrensi dihadiri perwakilan negara penempatan TKA di Taiwan: Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand. Acara digelar di aula Taipei Main Station (TMS) pada Hari Minggu (6/1/19). Melalui program implementasi ini, pemerintah berharap  banyak WNA ilegal yang bersedia menyerahkan diri kepada instansi ketenagakerjaan untuk menempuh kepulangan.

Program ini berlangsung mulai 1 Januari hingga 31 Januari 2019. Pelaksanaan program akan dimulai 1 Februari-30 Juni 2019.  Bagi yang bersedia menyerahkan diri selama program ini berlangsung, mereka hanya akan dikenai sangsi ringan, tidak perlu ditahan di penampungan detensi, pengurangan waktu pencekalan, dan hanya membayar denda administrsi sebesar NTD 2000. Sedangkan bagi TKA ilegal yang tertangkap saat program ini tengah berlangsung, maka akan menjalani hukuman berat dan denda yang lebih mahal, harus ditahan, dan masa pengurungan akan diperpanjang.

Tercatat jumlah warga negara asing di Taiwan sebanyak  88.000 orang, data ini dihitung pada bulan Oktober 2018. Jumlah yang ada kian meningkat, yang bisa mengakibatkan keamanan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan keamanannya. Untuk itu NIA mengimbau kepada seluruh masyarakat di Taiwan mau cooperative mengenai masalah ini. Masayakat yang mengenal TKA ilegal, hendaknya diberikan dukungan, pengertian agar mau menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib.

Dalam konfrensi PERS tersebut, Direktur Badan Imigrasi Nasional (NIA), Chiu Feng-Kuan mengatakan, akibat dari gelombang globalisasi dan internasional mengakibatkan jumlah WNA ikegal di beberapa negara kian meningkat. Termasuk Taiwan. Untuk itu pihak ketenagakerjaan juga menyediakan layanan telephone pengaduan serta pelaporan majikan dan agen ilegal melalui 0800-024-881; saluran penceahan perdagangan manusia : (02)-2388-3095). []

Taiwan, 8 Januari 2018

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Thanks For Sharing! Please Share it